Selasa, 17 Mei 2011

a little thing but annoying called jealousy

Pernah ga sih lo jealous sama seseorang dengan embel-embel a person who got everything?!gw yakin semua orang pernah ngerasain, tapi gimana kalau a person who got everything itu adalah BFF lo dan lo jealous setengah mampus sama BFF lo itu?! well, don't be surprise, i did.Who's she? for the sake of morality and dignity, gw bakal nyebut dia dengan nama ms.a. Dia ini sahabat gw dari SMP sampe SMA and i gotta admit we're inseparable friend, sleepover, hang out almost together. Pokoknya pas SMP ya gitu-gitu doang, we're completely an ordinary pals. Semuanya berubah i mean perasaan gw berubah pas gw nyadari bahwa ms.a completely changed! she's totally did make over..dia berhasil lose weight dengan diet nya dan jadi jauuuhhh lebih cantik, off course everyone started to notice her existence. Gw sih sebagai sahabat seharusnya bangga dengan perubahan dia yang sangat impresive itu..gilakk dia turun 15 kg dalem waktu 6 bulan saja dan sebagai tambahan dia juga jadi juara 1 di kelasnya ( pas SMA kita beda kelas ). Tapi...ada yang anehhh..gw emang terlihat biasa-biasa aja nanggepin perubahan dia cuz gw pikir dia tetep ms.a yang gw kenal tapiiiiii di dalem gw jealous dan ga terima, kok bisa-bisanya dia berubah drastis kayak gitu??!!sementara gw tetep gini-gini aja, seolah dia bener-bener sengaja bikin gw tambah jealous akhirnya dia duluan yang punya cowo, greattt. Saat itu gw cuma bisa ngeliat dia sebagai cewek yang almost perfect: cantik,langsing,tajir,pintar,baik,ramah dan gw terlihat biasa-biasa aja diluar,tetep jadi sahabatnya yang biasa ( sounds hypocrite,hah?!) . Perasaan kayak gitu makin kuat kalau kita lagi jalan berdua, to be honest..when i was with her, i was invisible cuz everybody just looked at her..spotlight was on her..only her!!!. i felt that i was a very pitiful sidekick of her. Gw dilema, sense of friendship gw berontak ( yikess) jealous sama temen sendiri itu ga baik, wasting time tapi satu sisi gw masih tetep ga terima bahkan semakin parah. Gw ngerasa gw ga cukup tajir lah, ga cukup cantik lah, ga cukup langsing lah dibandingkan dia, gw bahkan mulai ngejelek-jelekin dia di depan sahabat-sahabat gw yang lain tanpa sepengetahuan dia. Saat itu gw bener-bener jadi manusia rendahan yang penuh dengan kecemburuan, good thing was she never knew my feeling on her at that time, she still was a miss almost perfect, my BFF, off course it drove me nuts and more jealous. Kapan gw tobat dan ga ngerasa jealous lagi??!gw ga inget tapi yang jelas sekarang gw udah berdamai sama perasaan itu,"makhluk" kecil yang mengganggu dan bersemayam di dalam hati gw udah berhasil gw taklukkan, caranya? mungkin dengan banyak-banyak bersyukur dengan apa yang udah kita miliki. Meskipun terdengar klise tapi bersyukur sangat mujarab untuk meminimalisir bahkan menghilangkan kecemberuan. Hal yang menarik adalah ketika perasaan cemburu terhadap kelebihan yang dimiliki oleh orang lain menghinggapi seseorang, itu tak lebih dari teriakan putus asa seorang pengecut dan pemalas yang ga mau membuat perubahan yang terbaik bagi dirinya sendiri. Orang yang selalu seperti ini adalah orang yang terkukung akan keminderan dan ketakutan akan sebuah tantangan, orang yang hanya silau akan hasil gemilang tanpa menyadari bahwa hasil tersebut datang dari perjuangan yang tidak mudah dan rumit. Semoga kita bisa berdamai dengan perasaan kecil yang mengganggu tersebut dan bahkan berguru padanya untuk melakukan perubahan-perubahan yang nantinya membuat kita jauuuhh menyukai dan menerima diri kita apa adanya. Last but not least, meski gw belum pernah ngakuin perasaan ini ke ms.a tapi gw pengen someday confess dan minta maaf ke dia. Sorry my bestfriend .. i've ever been such a jerk~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar